Penerapan Two-phase Translation Method Pada Query-Based Transitive Translation


Jurnal Teknik Informatika Volume 01 Nomor 01 April 2009 ISSN : 1907 – 9834

Adi Heru Utomo

Jurusan Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Jember

Jalan Mastrip Kotak Pos 164 Jember

Email: adiheruutomo@yahoo.com

ABSTRAK

Pada Cross-Language Information Retrieval (CLIR), terdapat sebuah query dari kata dalam suatu bahasa yang digunakan untuk mencari dokumen yang menggunakan bahasa yang berbeda. Salah satu metode yang digunakan untuk mentranslasikan query tersebut adalah pivot based translation/transitive translation. Dengan transitive translation, sebuah topik pencarian dapat ditranslasikan ke bahasa yang digunakan pada koleksi dokumen yang dicari melalui sebuah bahasa pivot (intermediate).

Pada penelitian ini dilakukan translasi dari Bahasa Jawa ke Bahasa Inggris melalui Bahasa Indonesia sebagai bahasa pivot-nya. Metode translasi yang digunakan adalah word-by-word translation dengan bantuan Machine Readable Dictionary (MRD). Dalam proses translasinya, MRD menggunakan teknik translasi Everymatch Method (EM). Suatu kata mungkin memiliki lebih dari satu arti. Dengan metode EM, maka semua kemungkinan hasil translasi akan ditampilkan, sehingga proses translasi dengan menggunakan MRD akan menghasilkan tingkat ambiguity yang tinggi, di mana pada transitive translation hal tersebut dapat berakibat pada akurasi yang rendah.

Untuk mengurangi ambiguity pada query translation tersebut, akan digunakan Two-Phase Method (TP) pada masing-masing translasi. Dengan metode TP, translasi dilakukan dua arah dengan menggunakan metode EM. Hasil translasi yang digunakan adalah semua kata yang menghasilkan kata yang sama saat ditranslasikan kembali ke bahasa asal. Proses ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi hasil translasi.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode TP dapat meningkatkan akurasi hasil translasi jika dibandingkan dengan penggunaan metode EM. Hal ini didasarkan pada hasil ujicoba proses transitive translation dari bahasa Jawa ke bahasa Inggris dengan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pivotnya, yang menunjukkan bahwa tingkat akurasi hasil translasi dengan menggunakan metode EM adalah sebesar 73%, sedangkan dengan menggunakan metode TP sebesar 82%.

 Kata kunci           :               Cross-language information retrieval, transitive translation, pivot language, two-phase method, word-by-word translation, Machine Readable Dictionary.

Satu pemikiran pada “Penerapan Two-phase Translation Method Pada Query-Based Transitive Translation

  1. Permisi. Kalo berkenan, boleh tidak saya minta versi full nya?? sebagai referensi skripsi yg sedang saya kerjakan. Terima kasih sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s