Implementasi Two-Phase Translation Method pada Pembuatan Web Program Transitive Translation Antara Bahasa Jawa dan Bahasa Inggris menggunakan Pivot Bahasa Indonesia


Implementasi Two-Phase Translation Method pada Pembuatan Web Program Transitive Translation Antara Bahasa Jawa dan Bahasa Inggris menggunakan Pivot Bahasa Indonesia

 

Adi Heru Utomo

Jurusan Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Jember

Jalan Mastrip Kotak Pos 164 Jember

Email: adiheruutomo@yahoo.com

Dwi Putro Sarwo Setyohadi

Jurusan Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Jember

Jalan Mastrip Kotak Pos 164 Jember

Email: dwi@polije.ac.id

ABSTRAK

Pada Sistem Temu-Balik Informasi Lintas-Bahasa atau Cross-Language Information Retrieval (CLIR), terdapat sebuah query dari kata dalam suatu bahasa yang digunakan untuk mencari dokumen yang menggunakan bahasa yang berbeda. Salah satu metode yang digunakan untuk mentranslasikan query tersebut adalah pivot based translation/transitive translation. Dengan transitive translation, sebuah topik pencarian dapat ditranslasikan ke bahasa yang digunakan pada koleksi dokumen yang dicari melalui sebuah bahasa pivot (intermediate).

Pada penelitian sebelumnya telah dilakukan translasi dari Bahasa Jawa ke Bahasa Inggris melalui Bahasa Indonesia sebagai bahasa pivot-nya. Metode translasi yang digunakan adalah word-by-word translation dengan bantuan Machine Readable Dictionary (MRD). Dalam proses translasinya, MRD menggunakan teknik translasi Everymatch Method (EM). Suatu kata mungkin memiliki lebih dari satu arti. Dengan metode EM, maka semua kemungkinan hasil translasi akan ditampilkan, sehingga proses translasi dengan menggunakan MRD akan menghasilkan tingkat ambiguity yang tinggi, di mana pada transitive translation hal tersebut dapat berakibat pada akurasi yang rendah.

Untuk mengurangi ambiguity pada query translation tersebut, digunakan Two-Phase Method (TP) pada masing-masing translasi. Dengan metode TP, translasi dilakukan dua arah dengan menggunakan metode EM. Hasil translasi yang digunakan adalah semua kata yang menghasilkan kata yang sama saat ditranslasikan kembali ke bahasa asal. Proses ini dapat meningkatkan akurasi hasil translasi dari 73% menjadi 82%.

Berdasarkan kenyataan bahwa pada saat ini belum tersedia kamus maupun program translasi yang menterjemahkan Bahasa Jawa ke Bahasa Inggris dan/atau sebaliknya, maka pada penelitian ini program translasi tersebut akan ditingkatkan aksesibilitasnya agar dapat diakses melalui web.

Kata kunci           :   Cross-language information retrieval, transitive translation, pivot language, two-phase method, word-by-word translation, Machine Readable Dictionary

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s